Latest News

Showing posts with label Jokowi. Show all posts
Showing posts with label Jokowi. Show all posts

Wednesday, December 16, 2015

Jokowi yang Digoyang, Setyo yang Jatuh


Jokowi yang Digoyang, Setyo yang Jatuh


Jokowi yang Digoyang, Setyo yang Jatuh

Sejak Jokowi naik menjadi RI-1 rongrongan untuk Jokowi turun sebelum waktunya terus dilakukan 'oposisi'. Black campaign masih terus dilakukan bahkan sampai detik ini.  Tapi, malam ini 16 Desember 2015 telah menjadi sejarah baru.  Setyo Novanto, panglima perang yang dipasang KMP sejak manuver UU MKD3 dibuat, mengundurkan diri dari kursi pemimpin DPR RI 2014-2019. Terjerat kasus Freeport, Setyo tidak mampu lagi mempertahankan posisi. KMP pun harus berfikir keras bagaimana bisa bangkit dari keterpurukan ini.

Bahkan Ruhut Sitompul di Mata Najwa malam in jam 21.20 mengatakan bahwa tidak cukup Setyo (Golkar), Fadli Zon (Gerindra) dan Fahri Hamzah (PKS) harus ikut mengundurkan diri.  Dan pernyataan itu ditimpali Akbar Faisal (Nasdem) yang dinonaktifkan dari MKD disaat-saat terakhir oleh Fahri Hamzah, cs (ditanda tangai FH) yang mengatakan bahwa Faisal sudah siap melaporkan secara resmi Fahri Hamzah ke MKD.  Akankah Fahri, bahkan Fadli menyusul?  Rakyat menanti, atau mungkin lebih tepatnya rakyat berharap.  

Ketika kelima pemimpin DPR membuat lelucon asap dengan bermasker di gedung DPR, saat itu sudah bisa diprediksi bahwa tinggal tunggu waktu mereka akan jatuh.  Blunder dengan Donald Trump juga semakin memperkuat ketidaknyamanan rakyat terhadap pemimpin DPR. Setyo, Fahri, dan Fadli telah membawa DPR ketitik yang paling rendah setelah era reformasi.  Apa yang sebenarnya sedang terjadi?

Ketika eksekutif tidak bisa diajak bermain mata dengan legeslatif, disaat itulah legislatif akan 'kekeringan'.  Tidak mengherankan, teriakan-teriakan untuk membuat gaduh terus dibuat.  Teriakan untuk mengelola uang sendiri pun juga dikemukakan tanpa malu lagi. Ketika teriakan-teriakan itu tidak digubris, semakin menggilalah mereka dan akhirnya terpeleset di Freeport Gate.

Dengan kata lain, kali ini saya harus setuju bahwa 'Ini Salah Jokowi'.  Kalau saja Jokowi mau diajak main, mungkin semuanya akan tenang-tenang saja.  Tapi ke-Koppig-an Jokowilah yang menyebankan semuaanya ini.  Rakyat harus terus berdoa dan mengawal Jokowi, karena peperangan belum selesai.  Pasti akan ada serangan balasan.  Selama Jokowi tetap 'koppig' dan 'ora sudi' terhadap rente-rente.  Saya yakin bukan hanya rakyat yang bela, Tuhan sendiri pun membela.  Dimana ada kebenaran, disitulah Tuhan membela.

Perkataan Nabi Yusuf berikut mungkin tepat menggambarkan apa yang sedang terjadi:

Kamu telah Mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah Mereka-rekakannya untuk Kebaikan

Wallauhalam.



Pendekar Solo

tribunnews.com
http://www.kompasiana.com/hannysetiawan/jokowi-yang-digoyang-setyo-yang-jatuh_567179e75097738209e0d6c0

Friday, June 5, 2015

Solo dan Yogyakarta Raih Penghargaan BHACA 2010

DSC_0323

Solo dan Yogyakarta Raih Penghargaan BHACA 2010


Wali Kota Surakarta Joko Widodo dan Pemerintah Kota Yogyakarta meraih Bung Hatta Anti Corruption Award atau BHACA tahun 2010.
Anggota Dewan Juri, Betti Alisjahbana, Senin (4/10), mengatakan, kriteria ditekankan pada reformasi birokrasi. ”Faktor yang dilihat adalah integritas, tindakan nyata, dan membangun sistem layanan publik yang transparan,” ujar Betti.
Dia mencontohkan, Joko Widodo dikenal merakyat, mendorong perubahan, dan melakukan efisiensi anggaran untuk membangun 13 pasar rakyat, taman kota, lokasi pedestrian, dan sabuk hijau sepanjang 7 kilometer di tepian Bengawan Solo.
Joko dikenal mampu merelokasi 889 pedagang kaki lima (PKL) tanpa kekerasan. PKL direlokasi dan diberi kios cuma-cuma. Mereka hanya dikenai retribusi Rp 3.000 per hari dan diberi surat izin usaha perdagangan serta berbagai kelengkapan administrasi sehingga dapat mengembangkan bisnis dengan bank.
Joko diketahui menyediakan shelter, tenda, dan gerobak dalam penataan PKL. Anggota tim Juri BHACA 2010 yang lain, Zoemrotin K Susilo, Eko Prasojo, dan Rikard Bagun, menilai, kinerja Joko dalam lima tahun kepemimpinan pertama menghasilkan dukungan suara 90,09 persen dalam pemilu kepala daerah kedua.
Terobosan layanan
Kinerja baik secara organisasi dicapai maksimal oleh Pemerintah Kota Yogyakarta yang dipimpin Wali Kota Herry Zudianto. Pemerintah Kota Yogyakarta dinilai mampu membenahi layanan publik.
”Yogyakarta meringkas proses perizinan tidak hanya di bawah satu atap, tetapi selesai lewat satu orang saja. Mereka membuat citizen charter sebagai pengikat antara pelayan publik dan masyarakat,” kata Betti.
Yogyakarta membangun Unit Pelayanan Informasi Keluhan bagi masyarakat. Penyusunan APBD pun melibatkan masyarakat dan alokasi anggaran diumumkan demi menjaga transparansi.
Salah seorang pendiri BHACA, Natalia Soebagjo, mengatakan, dua pemenang tahun ini disaring dari 38 nomine. ”Setelah verifikasi administratif, ada 15 nomine. Berdasarkan verifikasi lapangan, ada delapan yang masuk final,” kata Natalia.
Zoemrotin K Susilo menambahkan, para finalis juga berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Sulawesi Selatan. BHACA akan dicabut jika di kemudian hari penerima terbukti melakukan kejahatan korupsi. (ONG)
Sumber: Kompas (Selasa, 5 Oktober 2010) 
Source : http://bunghattaaward.org/?p=97

Jokowi dan Herry Zudianto Meraih BHACA 2010

Peraih BHACA 2010

Press Release
Pengumuman Anugerah BHACA 2010

Jokowi dan Herry Zudianto Meraih BHACA 2010


”Tidak ada kata berhenti! Inovasi dan karya nyata pembangunan mesti terus ditumbuhkan guna terwujudnya agenda reformasi secara cepat dan tepat”
Terus berkarya dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik tetap menjadi semangat kami untuk terus menghargai individu-individu yang berusaha hidup jujur dalam lingkungan dan budaya kita yang lekat dengan korupsi di setiap sisi kehidupan.
Dalam kurun waktu tujuh tahun sejak didirikan pada tahun 2003, Perkumpulan Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) telah tiga kali memberikan penghargaan kepada beberapa orang yang menjadi inspirator terbangunnya upaya pemberantasan korupsi di lingkungannya. Pada tahun 2003, Perkumpulan menganugerahkan BHACA kepada Moh. Yamin, SH (alm.), Syamsul Qamar, Erry RiyanaHardjapamekas dan Karaniya Dharmasaputra. Dan pada tahun 2004, penerima anugerah BHACA adalahGamawan Fauzi dan Saldi Isra. Pada tahun 2008, Anugerah BHACA ke tiga diberikan kepada Dr. Sri Mulyani IndrawatiAmien Sunaryadi Ak, dan M. Busyro Muqoddas SH.
Tahun 2010, yang merupakan penyelenggaraan ke empat kalinya, BHACA  ingin memberikan penghargaan pada birokrat yang memiliki orisinalitas ide/gagasan tentang reformasi birokrasi melalui program dan kebijakan yang bersentuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat, inovasi pelayanan publik, melakukan penguatan pada institusi internal dan aktif mendorong upaya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Proses penjaringan dilakukan sejak bulan Maret sampai dengan Oktober 2010, melalui penelitian dan pengiriman formulir Nominasi BHACA 2010 ke seluruh instansi pemerintah dan LSM di Indonesia, juga menggunakan jaringan  social media di dunia maya (internet). Nominasi yang masuk kemudian diseleksi secara adminstrasi,yang dilanjutkan dengan   penelusuran mendalam untuk merekam setiap aktivitias, kebijakan dan inovasi yang dilakukan calon. Hasil penelusuran ini kemudian diteruskan untuk dinilai oleh Dewan Juri, yang terdiri dari pribadi-pribadi yang independen,  kompeten dan kredible dalam sektor pelayananan publik dan birokrasi pemerintah. Mereka adalah :
  1. Betti Alisjahbana
  2. Zoemrotin K. Susilo
  3. Prof. Dr. Eko Prasojo
  4. Rikard Bagun 
Berdasarkan penilaian terhadap faktor integritas, kepemimpinan dan dampak dari reformasi birokrasi yang telah dilakukan, juga memperhatikan upaya-upaya untuk melibatkan masyarakat di dalam prosesnya, serta faktor keberlanjutan dari reformasi birokrasi ini,  maka Dewan Juri BHACA 2010 menetapkan  penghargaan Anugerah BHACA 2010 diberikan kepada :
  1. Ir. Joko Widodo (Walikota Surakarta)
  2. Pemerintah Kota Yogyakarta di bawah pimpinan H. Herry Zudianto, SE.,Akt.,MM
 Bersama Mewujudkan Kehidupan yang Lebih Baik


Source : http://bunghattaaward.org/?p=94

Wednesday, December 17, 2014

Korupsi,Korupsi,Korupsi,Korupsi Di Mana-mana !














Mata Najwa:

Karena Korupsi sudah merajalela kemana-mana
maka perlawanan juga harus di mana-mana.

Semua harus ikut aktif memberantas
itulah jurus pamungkas
agar korupsi bisa ditumpas !

Kita tak bisa hanya sekedar teriak
Sudah saatnya harus ikut bergerak !

www.perangikorupsi.blogspot.com

Wednesday, December 10, 2014

Jokowi: Koruptor Mau Digantung, Ditembak, Terserah...

jokowi-survey-131010b.jpg

Jokowi: Koruptor Mau Digantung, Ditembak, Terserah...


Jokowi terus terang mengatakan bahwa korupsi adalah musuh utama yang ingin dia perangi. Karena itu, sejak awal memimpin di Ibukota, soal pencegahan korupsi adalah salah satu agenda utamanya.

Kepada Raden Trimutia Hatta dari Liputan6.com, Jokowi membeberkan resepnya memerangi korupsi di jajaran birokrasi DKI Jakarta.

"Di Jakarta yang kita lakukan pencegahan. Kalau sudah korupsi urusannya ke aparat, penegak hukum, kalau dengan saya urusannya pencegahan," ujar Gubernur DKI Jakarta bernama lengkap Joko Widodo ini.

Langkah pencegahan itu dia wujudkan dengan membuat sistem yang menjauhkan seseorang sehingga tidak memiliki peluang untuk korupsi. Bagaimana pandangan Jokowi soal hukuman mati bagi koruptor? 

"Terserah masyarakat mau ditembak, mau digantung, terserah penegak hukum, saya kira kita memang harus tegas betul," imbuhnya. Lalu, soal hukuman gantung di Monas? Apa kata Jokowi?

Bagaimana isi lengkap jawaban-jawaban Jokowi tentang perang melawan korupsi? Simak 'Setahun Jokowi-Ahok' berikutnya dalam  VIDEO: Cara Jokowi Cegah Terjadinya Korupsi. (Ado)

Source : http://news.liputan6.com/read/719321/jokowi-koruptor-mau-digantung-ditembak-terserah

Saturday, December 6, 2014

YANG TIDAK DIHARGAI DI DPR TAPI DIHARGAI DI MATA DUNIA


Walau Foto Jokowi Tidak dipajang di DPR Tapi Foto Jokowi selalau akan terpajang di dalam hati Rakyat Dan Sejarah akan mencatat Nama Presiden Jokowi Sebagai satu-satunya Presiden Yang Tidak Dihargai DPR karena saat itu DPRnya sedang pada linglung semua.

Wednesday, December 3, 2014

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat getol mengamankan kedaulatan maritim



Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat getol mengamankan kedaulatan maritim


Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat getol mengamankan kedaulatan maritim. Karena menurut Jokowi, selama ini permasalahan maritim di Indonesia tak diperhatikan secara serius.

Jokowi mengaku kesal karena banyak kapal nelayan asing seenaknya nyelonong masuk ke perairan Indonesia tanpa izin. Akhirnya Jokowi menginstruksikan kepada TNI AL agar tegas menindak kapal nelayan asing itu, terutama para maling ikan.

Jokowi menginstruksikan otoritas keamanan laut menenggelamkan kapal asing yang beroperasi tanpa izin. "Enggak usah tangkap-tangkap, langsung saja tenggelamkan. Tenggelamkan 10 atau 20 kapal, nanti baru orang mikir," kata Jokowi saat itu di Istana Negara pekan lalu.

Jokowi meyakini sikap keras itu akan memicu kalkulasi negara tetangga untuk ikut menjaga warganya masing-masing agar tidak sembarangan memasuki wilayah Indonesia. "Jadi ramai nanti negara lain," kata Jokowi berseloroh.

Namun pernyataan Jokowi itu judtru dianggap lebay oleh salah satu media massa "Utusan" dari Malaysia. Media itu mengecam keras kebijakan Jokowi soal sikat kapal nelayan asing.

Malaysia justru tak gentar dan bisa balik melawan dengan caranya sendiri. Salah satu caranya Malaysia mengancam akan menyikat balik TKI ilegal.


Source : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10204729684593440&set=gm.420764948106807&type=1&theater

Friday, November 28, 2014

Teman2 TOLONG bantu BACA biar sampai ke Jokowi, RS. Tolak pasien BPJS



 MOHON MEMBERIKAN SOLUSI DARI PENGALAMAN PEMBACA FACEBOOK INI
=====================================================================================

Teman2 TOLONG bantu BC biar sampai ke Jokowi, RS. Tolak pasien BPJS

Pak jokowi tolong diperhatikan 
Participants:
-------------
Asτє™, Rusli Halim (*) Brint Gem(*)=)] 08117524610

Messages:
---------
Rusli Halim (*) Brint Gem(*)=)] 08117524610:
Butuh bantuan utk bs membuktikan kegunaan BPJS.

Nama Anak: Abbiyasa Rizal Ahnaf
Usia : 2 Thn.
Diagnosa: Ilius obstruksi, ilius paralitik.
Penyumbatan pencernaan.
Saat ini membutuhkan bedah digestif segera. 
Saat ini Dirawat di RS. Pasar Rebo ruang HCU (High Care Unit) lantai 6, gedung C.
Membutuhkan RS dengan Fasilitas PICU (pediatric intensive care unit) dan dokter spesialis bedah anak.
Kontak orang tua: 081219554179.

Sudah Mencari RS tp tak satupun membantu dengan berbagai alasan:
1. RSCM - penuh
2. RSPAD - Tdk punya Ruang Picu, tp Dokter ada. Dr Catur namanya.
3. RS Haji - Ruang dan dokter ada tp ventilator utk pasca operasi ngak ada. Jd dokter ngak berani bedah.
4. RS polri - penuh
5. RS Harapan bunda - ngak terima pasien BPJS. Dp awal 15-20 jt
6. RSIA Harapan Kita - penuh
7.RS fatmawati - penuh
8. RS persahabatan - penuh.
9. RS Bunda aliya - ngak punya dokter spesialis.
10. RS tarakan - penuh
11. RS UKI. - Ngak punya fasilitas NICU.
12. RS. Cikini - Penuh
13. Carolus - penuh
14. Rs Pelni. - penuh
15. Rs islam Jkt - penuh
16. RSPP - ngak terima BPJS
17. RS Bunda Margonda - ngak terima BPJS.
18. Rs permata - ngak ada fasilitas dan dokter
19. Rs Mitra - ngak ada fasilitas dan dokter
20. RS Premier jatinegara -ngak terima BPJS
21.RS BUNDA menteng - penuh.
22. RS Thamrin - Dp 30 jt.

Gak usah nyumbang duit..cukup share agar info ini sampe ke manusia yg bertanggung jawab


Source : FB Bj Bina Jaya Gypsum 
Bj Bina Jaya Gypsum

Keputusan Jokowi Naikkan Harga BBM Dinilai Jenius

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri memberikan keterangan kepada wartawan terkait kenaikan bahan bakar minyak, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/11/2014). Mulai 18 November 2014 pukul 00.00, BBM jenis premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500, dan solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500.

Keputusan Jokowi Naikkan Harga BBM Dinilai Jenius

Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dinilai jenius. Peneliti The Finance Research Eko B Supriyanto menilai, jika harga BBM bersubsidi tidak dinaikkan saat ini, maka akan berakibat pada kerusakan di seluruh elemen perkonomian. 

"Kenaikan harga BBM ini jenius. Kenapa? Karena kalau tidak dinaikkan, ada kerusakan di seluruh elemen. Yang kena nanti inflasi dan yang paling mengerikan itu nilai tukar rupiah bisandelesor," kata Eko dalam acara diskusi media mengenai sumber pendanaan perbankan yang digelar Bank Tabungan Pensiunan Nasional, di Denpasar, Bali, Kamis (27/11/2014).

Eko juga mengakui bahwa Jokowi tergolong berani dengan mengambil kebijakan yang tidak populer pada awal masa pemerintahannya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. Apalagi, lanjut dia, Jokowi sendiri yang menyampaikan kepada publik keputusan pemerintah yang memotong subsidi premium dan solar masing-masing sebesar Rp 2000 tersebut. Ia memprediksi efek dari kenaikan harga BBM bersubsidi ini tidak berlangsung lama. 

"Kondisinya memang setiap kenaikan BBM ada rebalancing selama dua hingga tiga bulan," kata dia. 

Menurut Eko, saat ini perkonomian nasional tengah dibayangi likuiditas yang ketat, rezim suku bunga tinggi, inflasi tinggi, dan nilai tukar rupiah yang cenderung lemah. Terkait kondisi ini, dia menilai, kenaikan harga BBM akan berdampak baik jika Pemerintah benar-benar mengalihkan subsidi BBM untuk kegiatan yang produktif seperti pembangunan infrastruktur. 

"Asal BBM ditarik jadi infrastruktur, turun ke publik. Kalau itu enggak jalan, inflasi bisa lebih tinggi lagi," katanya.

Mantan Direktur Biro Riset Infobank ini memprediksi keuntungan dari kenaikan harga BBM bersubsidi sudah bisa dinikmati sekitar Juni tahun depan. "Asal kabinet benar-benar gelontorkan subsidi ke sektor2-sektor produktif," ujar Eko.

Pada 17 November lalu, Presiden Jokowi mengumumkan pengalihan subsidi BBM yang mengakibatkan kenaikan harga BBM bersubsidi, yakni preium dan solar. Harga premium naik menjadi Rp 8.500 per liter dari harga semula Rp 6.500 per liter. Untuk solar, harganya naik menjadi Rp 7.500 per liter dari Rp 5.500 per liter.

Source : http://nasional.kompas.com/read/2014/11/27/23164971/Keputusan.Jokowi.Naikkan.Harga.BBM.Dinilai.Jenius.?utm_campaign=popread&utm_medium=bp&utm_source=news

Thursday, November 27, 2014

Bara JP: Siapa yang Coba Lengserkan Jokowi Akan Berhadapan dengan Rakyat

Para inisiator pengajuan hak interpelasi di DPR, Rabu (26/11/2014), menunjukkan tanda tangan anggota DPR untuk mengusulkan hak tersebut kepada Presiden Joko Widodo.

Bara JP: Siapa yang Coba Lengserkan Jokowi Akan Berhadapan dengan Rakyat

Ketua Barisan Relawan Jokowi for President (Bara JP) Sihol Manulang mengingatkan kelompok politik yang ditengarai hendak melengserkan Joko Widodo.
"Siapa yang coba-coba lengserkan Jokowi akan berhadapan dengan rakyat," ujar Sihol melalui siaran pers yang diterimaKompas.com, Jumat (28/11/2014).
Pernyataan itu terkait rencana pengajuan hak interpelasi dari DPR RI kepada pemerintah terkait kebijakan pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Sihol menengarai, pengajuan hak interpelasi itu sarat dengan nuansa usaha untuk melengserkan Jokowi sebagai presiden. Menurut Sihol, manuver politik tersebut masih bernuansa dendam pasca-Pemilu Presiden 2014.
"Pihak-pihak yang berpikiran melengserkan Jokowi hendaknya berkaca. Jangan mereka ini berpikir seakan-akan bisa mengatur pola pikir rakyat untuk melawan Jokowi," ujar Sihol.
Sihol menegaskan, pemerintahan Jokowi tidak seperti pemerintahan sebelumnya. Menurut dia, elite pemerintahan pada masa lalu tidak memiliki hubungan langsung dengan rakyat. Hal ini berbeda dari pemerintahan sekarang ketika rakyat dan elite pemerintahannya terus berkomunikasi.
"Mendingan mereka-mereka yang berniat melengserkan Jokowi itu bertobat demi meraih simpati masyarakat lagi supaya pada 2019 bisa dipilih masuk Senayan lagi," ujar dia.
Rencana pengajuan hak interpelasi semakin nyata setelah ratusan anggota DPR memberikan tanda tangan persetujuan pengajuan hak tersebut. Anggota Fraksi Partai Golkar yang menjadi salah satu inisiator hak interpelasi, Misbakhun, mengatakan bahwa penggalangan dukungan itu telah dimulai sejak Senin (24/11/2014). Ia mengklaim, dukungan yang mengalir sangat deras dan sudah lebih dari 200 anggota DPR dari lima fraksi yang menandatangani dukungan untuk menggunakan hak interpelasi tersebut.
Misbakhun menuturkan, lima fraksi yang anggotanya mendukung interpelasi itu adalah Fraksi Partai Golkar, Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Fraksi PPP. Salinan dukungan penggunaan hak interpelasi akan diserahkan kepada pimpinan DPR sebelum masa reses pada 5 Desember 2014.

Source : http://nasional.kompas.com/read/2014/11/28/11060351/Bara.JP.Siapa.yang.coba.Lengserkan.Jokowi.Akan.Berhadapan.dengan.Rakyat

SUARA RAKYAT



SUARA RAKYAT: 
Kini jurang pemisah terlihat jelas... Mana pemimpin/pejabat yg bekerja utk rakyat dan mana yg bekerja utk diri sendiri. Pak Jokowi, Harapan kami dipundakmu... Stay on the track pak. Skalipun kami tau bahwa para perakus dan pemeras itu tdk akan tinggal diam. Segala cara mrk akan lakukan utk menjatuhkanmu. Tapi percayalah... kami tetep percaya padamu pak. Kami ada di belakangmu, sepenuhnya mendukung mu... Doa kami seluruh rakyat Indonesia ( dr Sabang-Merauke; dr Sulawesi-pulau Rote) menyertaimu. Hati2 dan selalu waspada yah pak. Amien. 

Source : FB Yane Yunita Dedeo Yane

Sunday, November 23, 2014

Pertamina Ambil Alih Blok Mahakam

14166350971314612259

Pertamina Ambil Alih Blok Mahakam

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjuk Pertamina mengelola Blok Mahakam, Kalimantan Timur. Keputusan sekaligus mengakhiri kontrak kerja sama dengan Total E&P Indonesie yang habis kontrak pada Maret 2017.

Total E&P Indonesie menandatangani kontrak pertama kali pada 31 Maret 1967 dengan jangka waktu 30 tahun sebagai pengelola tunggal. Pada 31 Maret 1997, kontrak pengelolaan Blok Mahakam diperpanjang selama 20 tahun.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Naryanto Wagimin mengharapkan Pertamina mampu memanfaatkan eksplorasi Blok Mahakam untuk menambah produksi minyak nasional. Blok Mahakam masih mengandung gas sekitar 1,7650 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan kondensat 60 ribu barel per hari (bph).

Setelah penunjukan resmi, ESDM meminta Pertamina segera menyampaikan program pengembangan Blok Mahakam di masa depan. Pertamina juga diminta menjabarkan langkah strategis yang akan dilakukan dalam menggarap Blok Mahakam.

"Kami sudah memberikan kepercayaan Pertamina. Sekarang tinggal bagaimana Pertamina mengoptimalkan Mahakam untuk keuntungan negara. Pertamina harus meyakinkan pemerintah bisa memberikan yang terbaik untuk negara. Kita tunggu bagaimana konsep Pertamina," kata Naryanto di Jakarta, Jumat (21/11).

Pelaksana tugas Direktur Utama Pertamina Muhamad Husen mengatakan butuh waktu melakukan kajian atas besaran hak pengelolaan saham yang akan diberikan kepada Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation. Hal tersebut menyangkut tanggung jawab dan pembagian keuntungan.

"Itu tidak bisa terburu-buru karena menyangkut cadangan minyak yang besar. Yang pasti, Pertamina siap mengelola Blok Mahakam dan memberikan keuntungan kepada negara. Pertamina akan melaksanakan apa pun yang diputuskan pemerintah," kata Husen di Jakarta, Jumat (21/11).

Ketua umum Asosiasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (AK3S) Tri Haryadi mengatakan, Pertamina bisa memanfaatkan keberadaan Total untuk transfer teknologi. Kerja sama keduanya akan dapat menambah produksi minyak Indonesia sekaligus meningkatkan kapasitas ahli perminyakan Indonesia.

"Ini menguntungkan. Sudah dapat keuntungan finansial, Pertamina juga dapat ilmu dan teknologi. Hal tersebut sangat membantu negara mendapatkan tambahan cadangan minyak berkualitas," kata Tri. (rpt)

Source : http://harnas.co/2014/11/22/pertamina-ambil-alih-blok-mahakam

Saturday, November 22, 2014

Korban Presiden Pencitraan


Praktisi Media Televisi/ Broadcaster

Korban Presiden Pencitraan


Pamor Jokowi runtuh. Setelah pemerintahan dibawah kepemimpinannya, menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Sebuah lembaga survey menyebut merosotnya pamor Jokowi disebabkan mantan gubernur DKI Jakarta ini terlalu terburu-buru saat menaikkan BBM dan belum menjelaskan alasannya. Apalagi kenaikan BBM berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok dan transportasi.

Namun menurut saya, keberanian Jokowi mengambil resiko yang tidak populer ini justru meneguhkan sosok Jokowi sebagai pemimpin jujur dan apa adanya.
Karena dalam kondisi bangsa yang sedang keluar dari krisis utang besar, Jokowi harus jujur. Berani mengatakan kepada 250 juta rakyat Indonesia bahwa negara kita sebenarnya miskin. Pemerintah bisa bangkrut jika dipaksa terus menerus menalangi uang bensin rakyatnya.

Sementara pemerintahan sebelumnya meninggalkan “bom waktu” yang harus jadi beban berat awal pemerintahan Jokowi. Akibat pemborosan anggaran negara untuk “pencitraan”, negara harus menerbitkan surat utang. Dan utang itu bakal jatuh tempo dalam waktu dekat.

Istilah peribahasanya Jokowi tidak menikmati buahnya tapi harus membersihkan getahnya. Apa yang dilakukan Jokowi sekarang ini sebenarnya adalah bagian dari “cuci piring” beban anggaran dan utang pemerintahan sebelumnya.

Kita harus bersyukur karena Tuhan memberi bangsa Indonesia seorang pemimpin tipe pekerja bukan retorik atau pemimpi di awang-awang. Jokowi ditakdirkan jadi presiden bukan untuk ambisi memperkaya harta pribadi, bukan sebagai mesin uang parpolnya. Namun untuk mengabdi kepada rakyat dan menyelamatkan bangsa ini dari kebangkrutan.
Langkah berani Jokowi, semakin mempertegas gambaran dia bukan presiden pencitraan. Dan bukan sosok yang phobia kekuasaan.

Keberanian Jokowi menaikkan harga BBM justru hal biasa menurut saya. Apapun resikonya, Jokowi memang figur yang mengedepankan kejujuran. Ia ingin rakyat tahu tentang kondisi yang dialami bangsa ini.
Jokowi ingin rakyatnya punya mental tangguh menghadapi segala kesulitan hidup. Jika bangsa ini tidak ingin bangkrut rakyatnya harus bekerja keras menciptakan kemandirian. Bukan bergantung subsidi pemerintah yang itu ternyata hanya fatamorgana atau kesejahteraan nisbi.

Realita sesungguhnya. Untuk memanjakan rakyatnya, pemerintah sebelumnya nekat terus menambah utang negara kita. Dan itu menjadi beban berat pemerintahan berikutnya.
Itulah yang terjadi pada pemerintahan sebelumnya. Demi sebuah pencitraan positif, pemerintah terus memanjakan kaum birokrat dengan gaji terus naik. Memanjakan rakyat dengan subsidi BBM. Sementara pembangunan ekonomi berorientasi kemandirian swasta mandek. Justru buruh dan pekerja swasta menderita karena kemampuan penghasilan mereka tidak cukup membeli BBM hanya dengan upah rendah.

Dampak dari anggaran dihambur-hamburkan untuk belanja negara. Diantaranya tiap tahun menaikkan gaji PNS, operasional negara digunakan hanya untuk pejabat dan PNS rapat di hotel dan memberikan subsidi BBM terlalu besar. Kini beban utang bangsa kita membengkak hingga 3.000 triliun lebih.

Kini Jokowi harus menanggung beban bom waktu pemerintahan masa lalu. Tapi Jokowi bukan pemimpin yang tidak mampu mencari jalan keluar. Jalan keluarnya adalah mengatakan kepada rakyat secara jujur bahwa bangsa ini bakal bangkrut jika terus dibebani membayari uang bensin sebagian rakyat kelas menengahnya yang memang paling besar mengkonsumsi BBM.
Dan kita harus mengajarkan kepada rakyat kita bahwa problem negeri ini bukan terletak kepada berapa kemahalan harga BBM. Namun sekuat apa kemampuan daya beli rakyat kita.

Artinya pemerintah harus bekerja keras untuk mendorong rakyatnya tidak menganggur. Tapi semuanya kompak mau bekerja keras. Menjadi bangsa yang produktif. Sehingga punya kemampuan membeli BBM dan kebutuhan pokok. Tidak lagi menjadikan harga BBM sebagai kebijakan mendzalimi rakyatnya.

Harga BBM di kawasan Eropa mahal, namun rakyat di benua ini punya kemampuan membeli. Karena mereka punya mental ulet dan bekerja keras mencari penghasilan agar mampu membeli BBM dan tidak hanya sekadar mengemis kepada negara.
Kita terkadang tertawa geli menyaksikan politisi berkoar-koar di publik. Menyatakan pemerintah jokowi tidak pro rakyat, membohongi rakyat dan bermacam bahasa retorika tanpa peduli realita yang terjadi. Lawan politik yang selalu melihat kondisi susah bangsa ini dengan kaca mata lain.

Mudah untuk bicara retorika. Namun sulit untuk mengembalikan kehidupan bangsa ini menjadi normal kembali. Mereka tidak tahu jika pemerintahan Jokowi harus menanggung utang luar negeri 3.000 triliun lebih. Dan pendapatan negara yang makin menurun.
Apakah rakyat akan terus kita tipu dengan bahasa retorika. Ataukah para pemimpin elit itu berlagak tidak tahu dan terus menyembunyikan apa yang sebenarnya terjadi. Berlagak pandai tapi tidak tahu bahwa negara ini nyaris bangkrut jika tidak hidup dari utang luar negeri. Lantas kapan bangsa kita akan mandiri? Tentu akan diawali dengan perjuangan berat. Saatnya dimulai dengan kejujuran. Kita harus jujur kepada rakyat sepahit apapun resiko yang dihadapi. Jangan sekadar pencitraan tapi tidak jujur…

Source : http://politik.kompasiana.com/2014/11/22/-korban-presiden-pencitraan-688013.html

Friday, November 21, 2014

Kaesang Jokowi Mendapat Tepukan Paling Meriah

Kaesang Jokowi Mendapat Tepukan Paling Meriah

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, 19 tahun, mendapat sorakan paling meriah dari teman-teman sekelasnya selama acara wisuda di sekolah internasional, Anglo-Chinese School. Padahal teman-temannya itu semula tak mengetahui Kaesang merupakan putra dari seorang Presiden.
“Tak ada seorang pun yang tahu statusnya. Dia mengendarai bus seperti halnya siswa lainnya. Bahkan bersama gurunya, dia tak mengungkapkan bahwa dia anak seorang wali kota atau gubernur atau anak seorang presiden,” kata guru Fisika Kaesang, Ho Wee Kwong seperti dikutip dari the Straits Times. “Dia hanya mengatakan Kaesang dan ayahnya seorang pebisnis.”
Kaesang lulus bersama 146 penerima sertifikat kelulusan dalam perayaan. Dia merupakan anak terkecil dari keluarga Jokowi setalah Gibran Rakabuming, 27 tahun dan Kahiyang Ayu, 23 tahun. Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jumat lalu terbang dari Bandara Soekarno Hatta ke Singapura menggunakan pesawat kelas ekonomi. Bersama sepuluh orang dalam rombongannya, Jokowi dan Iriana menghadiri acara kelulusan putra bungsunya, Kaesang Pangarep, 19 tahun di sekolah internasional, Anglo-Chinese School.
Pasangan yang ditemani oleh Duta Besar Indonesia di Singapura, Andri Hadi, tampak bangga melihat anak bungsunya itu berada di atas panggung, Jumat sore untuk menerima piagam kelulusan sebagai diploma International Baccalaureate di ACSI. Acara wisuda tersebut dihadiri lebih dari 600 pengunjung, yang terdiri dari orang tua, staf sekolahan, perwakilan negara sahabat serta petugas keamanan.
Kaesang merasa termotivasi oleh ayahnya yang akan meminta memberi masukan dan menyemangatinya. “Dia mengatakan selalu berdoa kepada tuhan,” kata Kaesang.
Singapura 
PRU
Source : http://brita25.com/kaesang-jokowi-mendapat-tepukan-paling-meriah/

Recent Post